Generasi Sehat, Masa Depan Hebat

Generasi Sehat, Masa Depan Hebat

Gandeng Uni Emirat Arab, Kemenkes Hadirkan Operasi Katarak Gratis bagi Ratusan Warga di Wilayah Terpencil

102

Kapuas, 24 April 2026 

Kementerian Kesehatan mempererat kerja sama internasional dengan Noor Dubai Foundation dari Uni Emirat Arab untuk memberikan layanan kesehatan mata bagi masyarakat yang sulit menjangkau fasilitas medis. Melalui dukungan dana hibah senilai 294.222 Dirham , sebanyak 500 warga di berbagai wilayah mendapatkan bantuan operasi katarak gratis. Program ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk memastikan tidak ada warga yang kehilangan kesempatan produktif hanya karena gangguan penglihatan yang sebenarnya bisa disembuhkan.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono menjelaskan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan yang telah dirintis sejak tahun 2025.  Kerja sama ini, lanjut Wamenkes Dante, akan terus berkembang menjadi payung hukum yang lebih kuat untuk berbagai program kesehatan mata lainnya di masa depan. 

Selain Pemerintah berencana memperluas jangkauan layanan melalui teknologi konsultasi medis jarak jauh agar warga di daerah pelosok bisa mendapatkan pemeriksaan dari dokter spesialis secara cepat dan terintegrasi dengan rumah sakit pusat.

"Melalui operasi ini, kita berharap para pasien dapat kembali melihat dunia dengan jelas. Ini adalah sebuah harapan sederhana tentang merasakan kembali kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat kita," ujar Wamenkes Dante saat meninjau pelaksanaan operasi di Vision Center Kapuas, Kamis (24/4). 

Wamenkes juga menekankan bahwa penguatan layanan ini sangat penting mengingat data nasional menunjukkan setidaknya 48 persen dari 21 juta warga yang telah di skrining kesehatan, dan 6 persen diantaranya mengalami gangguan penglihatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Pelaksanaan operasi ini dilakukan dengan prosedur yang sangat teliti demi menjamin keselamatan pasien melalui dua tahap pemeriksaan ketat. Awalnya, petugas kesehatan bersama kader di lapangan menyaring warga yang memiliki keluhan penglihatan. Setelah itu, tim dokter ahli dari Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) melakukan pemeriksaan mendalam, mulai dari pengecekan gula darah hingga pengukuran bola mata untuk menentukan lensa tanam yang paling sesuai. Langkah ini memastikan setiap pasien berada dalam kondisi fisik yang aman sebelum menjalani tindakan bedah.

Kabupaten Kapuas dipilih menjadi salah satu lokasi utama pelaksanaan karena tantangan geografis dan terbatasnya akses warga terhadap dokter spesialis. Bakti sosial ini dipusatkan di Vision Center Kapuas, fasilitas kesehatan mata yang telah melayani masyarakat sejak Juli 2023. Hingga saat ini, program bantuan tersebut telah berhasil menjangkau 200 pasien di Kalimantan Tengah, serta masing-masing 150 pasien di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, sebagai bagian dari upaya pemerintah mengejar target pemulihan penglihatan nasional bagi seluruh lapisan masyarakat.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI.Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567 atau email [email protected]. (UW/HY)

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik

Aji Muhawarman, ST, MKM

Previous Article
Genjot Penemuan Kasus dan Pengobatan Tuntas, Wamenkes Percepat Program TB Nasional

MINISTRY OF HEALTH RELEASE


KALENDER KEGIATAN

Ministry of Health Republic of Indonesia
Jl. H.R. Rasuna Said, Block X-5, Kav. 4–9
South Jakarta 12950
Indonesia

FOLLOW US:

© 2026