Generasi Sehat, Masa Depan Hebat

Generasi Sehat, Masa Depan Hebat

Tingkatkan Harapan Hidup Sehat, Kemenkes RI Gandeng Sektor Swasta Terapkan Label Nutri-Level

117

Jakarta, 12 Mei 2026

Kementerian Kesehatan RI secara resmi memulai penguatan kebijakan pelabelan nutrisi melalui program “Nutri-Level”. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor bersama Lippo Mall, Universitas Pelita Harapan (UPH), dan PT Siloam International Hospitals Tbk untuk mendorong gaya hidup sehat masyarakat.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam menekan laju Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti jantung, stroke, hipertensi, dan ginjal yang saat ini menjadi penyebab utama kematian di Indonesia.

“Tugas utama kita adalah menaikkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia dari 72 menjadi 76 tahun, serta memastikan masa hidup sehat atau healthy life expectancy naik dari usia 60 ke 65 tahun. Program ini bukan sekadar kebijakan administratif, melainkan sebuah gerakan nasional untuk menyelamatkan nyawa dengan memberikan informasi nutrisi yang transparan kepada setiap keluarga,” ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam sambutannya di Lippo Mall Nusantara, Jakarta Selatan, Selasa (12/5).

Urgensi kebijakan ini didukung data The Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) 2023 yang mencatat tingginya angka kematian akibat PTM. Dengan rincian stroke 337.277 jiwa, jantung 264.668 jiwa, ginjal 56.118 jiwa, dan hipertensi 51.623 jiwa. Selain itu, prevalensi penyakit ginjal di masyarakat tercatat sangat tinggi mencapai lebih dari 35,2 juta kasus.

Menurut Menkes Budi, keberhasilan program kesehatan di masa depan sangat bergantung pada kolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat dan industri untuk menciptakan perubahan gaya hidup yang lebih baik.

“Program kesehatan akan berhasil apabila kita jalankan bersama-sama. Ini bukan hanya tentang bisnis, tapi it’s about saving lives . Kita ingin masyarakat pindah ke lifestyle baru yang lebih sadar akan apa yang mereka konsumsi,” tambahnya.

Nutri-Level menggunakan sistem pelabelan sederhana dengan kategori A hingga D untuk membantu konsumen mengenali kandungan gula, garam, dan lemak (GGL) pada produk minuman siap saji. Sebagai langkah awal implementasi di ruang publik, gerai Fore Coffee dan Xing Fu Tang di Lippo Mall Nusantara telah resmi menerapkan pelabelan ini per 12 Mei 2026.

Pada kesempatan yang sama President Universitas Pelita Harapan, Stephanie Riady,  menyatakan bahwa kolaborasi ini akan menjangkau masyarakat secara luas melalui jaringan ritel yang masif di berbagai wilayah.

“Kesehatan masa depan ditentukan oleh kemudahan masyarakat dalam memahami informasi konsumsi harian mereka. Sosialisasi program Nutri-Level ini akan disiarkan melalui digital signingdi seluruh jaringan e-commerce  dengan total 70 mall yang tersebar di 18 provinsi dan 37 kota di seluruh Indonesia. Kami ingin memastikan edukasi kesehatan hadir di ruang yang dekat dengan aktivitas harian masyarakat, sehingga perubahan pola hidup dapat terjadi secara nyata dan berkelanjutan,” tutup Stephanie

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567 atau email [email protected]. (FP/HY)

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik

Aji Muhawarman, ST, MKM

Previous Article
Menkes Budi: Digitalisasi Jadi Kunci Pemerataan Layanan Kesehatan Nasional
Next Article
Menkes: Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Terkendali, Kontak Erat Dipantau 14 Hari

MINISTRY OF HEALTH RELEASE


KALENDER KEGIATAN

Ministry of Health Republic of Indonesia
Jl. H.R. Rasuna Said, Block X-5, Kav. 4–9
South Jakarta 12950
Indonesia

FOLLOW US:

© 2026