Generasi Sehat, Masa Depan Hebat

Generasi Sehat, Masa Depan Hebat

Filantropi Jadi Kunci, Kemenkes dan Danantara Indonesia Trust Kolaborasi Perkuat Kesehatan Ibu dan Anak

90

Jakarta, 25 Mei 2026

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan bahwa filantropi memiliki peran strategis dalam memperkuat layanan kesehatan, khususnya kesehatan ibu dan anak. Menurut Menkes, filantropi yang efektif harus dibangun di atas kepercayaan dan mampu menjadi katalis untuk memperbesar dampak program kesehatan bagi masyarakat.

“Filantropi itu basisnya adalah kepercayaan. Kalau kita tidak bisa membangun kepercayaan, mustahil kita mendapatkan pendanaan filantropi. Dan yang kedua, filantropi harus dilihat sebagai katalis atau leverage,” ujar Menkes Budi saat menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Danantara Indonesia Trust dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Senin (25/5).

Kerja sama antara DIT dan Kemenkes difokuskan pada peningkatan kesehatan dan gizi ibu serta anak. Program tersebut mencakup penyediaan vaksin heksavalen (hexavalent vaccine) untuk melindungi anak dari berbagai penyakit menular, penguatan infrastruktur rantai dingin (cold chain) vaksin, serta penyediaan suplemen multiple micronutrient guna membantu keselamatan ibu hamil dan persalinan sekaligus mencegah stunting.

Menkes menilai, di tengah menurunnya bantuan luar negeri secara global, peran filantropi menjadi semakin penting untuk mendukung pembiayaan program kesehatan. Dana filantropi dapat menjadi pengungkit agar lebih banyak sumber daya bergerak untuk menjawab persoalan kesehatan prioritas di Indonesia.

“Dengan modal kepercayaan dan pendekatan katalitik inilah, kita bisa mendatangkan lebih banyak dana filantropi untuk kepentingan masyarakat,” kata Menkes.

Langkah kolaboratif ini dinilai krusial mengingat Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam kesehatan ibu dan anak. Meski cakupan imunisasi dasar lengkap telah mencapai 80,2 persen pada 2025, masih terdapat hampir 960 ribu anak zero-dose yang belum menerima imunisasi sama sekali berdasarkan data WHO dan UNICEF 2026. Kondisi ini menunjukkan urgensi perluasan akses imunisasi dan penguatan distribusi vaksin hingga ke berbagai daerah.

Pembina Danantara Indonesia Trust sekaligus CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa Danantara Indonesia tidak hanya hadir untuk mengelola aset dan investasi negara, tetapi juga berkontribusi terhadap kemajuan sosial Indonesia. Dengan terbentuknya DIT, kontribusi tersebut diperluas untuk memperkuat sumber daya manusia dan menjawab tantangan sosial secara lebih luas.

Melalui kemitraan di sektor kesehatan ini, DIT bersama Kemenkes diharapkan dapat mempercepat intervensi yang berdampak langsung pada masyarakat, khususnya ibu hamil, bayi, dan anak-anak. Penguatan imunisasi, perbaikan gizi, serta dukungan terhadap infrastruktur layanan kesehatan menjadi bagian penting untuk menekan risiko kematian ibu dan anak serta mencegah masalah gizi kronis sejak dini.

Menkes Budi menekankan bahwa kolaborasi pemerintah dengan sektor filantropi perlu terus diperkuat karena tantangan kesehatan tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah sendiri.

“Dengan kepercayaan, tata kelola yang baik, dan pendekatan pendanaan yang mampu mengungkit kontribusi lebih luas, filantropi dapat menjadi kekuatan penting dalam membangun sistem kesehatan yang lebih tangguh dan merata,” pungkas Menkes Budi.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567 atau email [email protected].

(UW/HY)

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik

Aji Muhawarman, ST, MKM

Previous Article
Wamenkes Dante Soroti Lonjakan Diabetes pada Remaja: Gaya Hidup jadi Faktor Utama
Next Article
Kemenkes Jadikan Aceh Percontohan Nasional Percepatan Imunisasi Anak

MINISTRY OF HEALTH RELEASE


KALENDER KEGIATAN

Ministry of Health Republic of Indonesia
Jl. H.R. Rasuna Said, Block X-5, Kav. 4–9
South Jakarta 12950
Indonesia

FOLLOW US:

© 2026