Jakarta, 12 Maret 2026
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) salurkan bantuan 31 unit ambulans dan alat kesehatan dari sektor swasta. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung pemulihan fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat yang terjadi pada medio November 2025.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyerahkan bantuan secara simbolis bagi Puskesmas dan RSUD yang terdampak bencana. Penyerahan bantuan berlangsung di Lapangan Upacara Kemenkes RI pada Kamis (12/3).
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa bencana tersebut sempat menyebabkan puluhan rumah sakit dan ratusan puskesmas berhenti beroperasi. Namun, melalui gerak cepat pemerintah, layanan kesehatan dapat segera dipulihkan.
"Dalam waktu dua minggu, sebagian besar rumah sakit sudah kembali beroperasi. Untuk puskesmas, hampir seluruhnya berfungsi kembali dalam waktu empat minggu. Jadi, dalam waktu sekitar satu bulan, layanan kesehatan dasar pada dasarnya sudah berjalan normal," tutur Budi.
Budi menambahkan, dukungan sektor swasta sangat krusial dalam mempercepat pemulihan di lapangan. "Pemerintah memiliki anggaran, namun prosesnya terkadang tidak secepat swasta. Padahal, layanan kesehatan tidak bisa ditunda. Itulah sebabnya saya mengajak rekan-rekan swasta agar realisasi di lapangan bisa lebih cepat," jelasnya.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, yang juga memimpin Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatra, memberikan apresiasi tinggi atas kecepatan pemulihan di sektor kesehatan.
"Saya melihat fasilitas kesehatan, khususnya RSUD, semuanya berjalan paling cepat dibandingkan sektor yang lain. Pak Menkes turun langsung ke lapangan, mengirim banyak relawan bahkan sampai ke daerah pegunungan," tandas Tito.
Melengkapi dukungan tersebut, Sekretaris Jenderal Kemenkes Kunta Wibawa Dasa Nugraha melaporkan rincian donasi ambulans yang berasal dari PT Astra International Tbk (20 unit), PT Indomobil (10 unit), dan Yayasan Melco Bhakti Nusa (1 unit).
"Kolaborasi ini merupakan wujud nyata kemitraan antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga filantropi dalam memperkuat penanggulangan krisis kesehatan secara cepat dan efektif," kata Kunta.
Selain ambulans, PT Astra International Tbk juga memberikan bantuan alat kesehatan berupa untuk tujuh rumah sakit di Aceh dan Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan (BPFK) Medan.
Selain donasi swasta, Kemenkes juga telah mendapatkan persetujuan tambahan anggaran sebesar Rp529 miliar. Dana tersebut akan disalurkan ke tiga provinsi terdampak untuk melengkapi kebutuhan yang belum tercakup oleh bantuan donatur.
Sebanyak 31 unit ambulans tersebut akan didistribusikan ke 31 fasilitas pelayanan kesehatan di 11 kabupaten/kota, meliputi: Kabupaten Aceh Tamiang (7 unit), Aceh Utara (6 unit), Aceh Tengah (5 unit), Bener Meriah (3 unit), Bireuen (3 unit), Gayo Lues (2 unit), Aceh Timur (1 unit), Pidie Jaya (1 unit), Kota Medan (1 unit), Kabupaten Tapanuli Tengah (1 unit), dan Kota Pariaman (1 unit).
Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567 atau email [email protected]. (UW/HY)
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik
Aji Muhawarman, ST, MKM