SEKJEN APRESIASI PISPK PUSKESMAS ABIANSEMAL 1

DIPUBLIKASIKAN PADA : JUMAT, 28 JUNI 2019 00:00:00, DIBACA : 5.877 KALI
Badung, 28 Juni 2019

Sekretaris Jenderal Kemenkes RI drg. Oscar Primadi, MPH mengapresiasi pelaksanaan Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PISPK) Puskesmas Abiansemal 1, Kab. Badung, Bali. Puskesmas tersebut telah berhasil melakukan pendataan seluruh masyarakat di wilayah kerjanya.

Lima wilayah kerja Puskesmas Abiansemal 1 mencakup Desa Abiansemal, Abiansemal Dauh Yeh Cani, Blahkiuh, Ayunan, dan Sangeh. Seluruh warga di lima desa tersebut sudah dilakukan kunjungan PISPK.

Sekjen drg. Oscar mengatakan PISPK yang dilakukan oleh Puskesmas Abiansemal 1 sudah berjalan sangat baik. Ia meminta agar pihak Puskesmas dapat melakukan pencatatan status kesehatan masyarakat dengan baik.

''Intervensi PISPK yang dilakukan terus dilanjutkan. Setiap kali intervensi pasti hasilnya akan terus membaik,'' katanya di Puskesmas Abiansemal 1, Jumat (28/6).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dr. Gede Putra Suteja, M.Kes mengatakan PISPK sudah dilakukan di lima desa wilayah kerja Puskesmas Abiansemal 1.

''Lima desa sudah tercover survei (PISPK). Dari 12 indikator PISPK ada empat indikator bermasalah,'' katanya.

Dari PISPK yang dilakukan, telah ditemukan 4 temuan masalah kesehatan masyarakat, yakni persoalan rokok, hipertensi, TBC, dan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Salah satu petugas Puskesmas, Eka Ariani mengatakan keempat temuan itu sudah dilakukan intervensi langsung oleh petugas Puskesmas.

''Keempat masalah indikator itu sudah dilakukan intervensi secara bertahap. Kami sudah mendata semuanya,'' katanya.

Eka mengaku masalah yang dihadapi oleh petugas adalah keberadaan anggota keluarga di rumah. Ketika petugas Puskesmas melakukan PISPK, seringkali mereka mendapati anggota keluarga tidak ada di rumah.

''Petugas PISPK sering menemui keluarga tidak ada di rumah, sehingga harus ada kontrak waktu antara petugas dan anggota keluarga dan petugas. Sehingga petugas harus turun dua kali ke rumah warga,'' ucap Eka.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak[at]kemkes[dot]go[dot]id.