Generasi Sehat, Masa Depan Hebat

Generasi Sehat, Masa Depan Hebat

Perkuat Layanan Jantung Berkelas Dunia di Indonesia, Gedung Baru RS Harkit Resmi Topping Off

270

Jakarta, 15 April 2026

Kementerian Kesehatan RI bersama Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita melaksanakan topping off ceremony pembangunan Gedung Harapan Kita – Tokushukai pada Rabu (15/4). Gedung ini menjadi simbol penguatan kolaborasi internasional dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan jantung di Indonesia.

Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin, menyampaikan bahwa pembangunan gedung ini merupakan hasil kerja sama panjang antara RS Jantung Harapan Kita dengan Tokushukai Group Jepang yang telah terjalin sejak tahun 2004.

“Hari ini kita melakukan topping off gedung tertinggi di RS Jantung Harapan Kita. Ini merupakan hibah senilai sekitar Rp1 triliun dari Tokushukai, yang terwujud karena kerja sama yang sudah berjalan lama, mulai dari pertukaran dokter, ilmu pengetahuan, hingga kini aset,” ujar Menkes Budi.

Ia berharap kehadiran gedung baru ini tidak hanya meningkatkan kapasitas fisik rumah sakit, tetapi juga kualitas sumber daya manusia dan layanan kesehatan.

“Mudah-mudahan yang tinggi bukan hanya gedungnya, tetapi juga ilmunya, skill tenaga kesehatannya, dan yang paling penting kualitas pelayanannya, sehingga mampu melayani masalah kesehatan jantung masyarakat di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Menkes juga menekankan pentingnya penguatan layanan promotif dan preventif untuk menekan angka penyakit jantung yang menjadi salah satu pembiayaan terbesar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“Penyakit jantung merupakan salah satu pembiayaan terbesar di BPJS. Faktor risikonya seperti hipertensi, diabetes, dan merokok harus dikendalikan sejak dini, mulai dari Puskesmas melalui deteksi dini dan pengobatan awal,” jelasnya.

Ke depan, Kementerian Kesehatan juga mendorong pemanfaatan teknologi di layanan primer, termasuk penggunaan EKG dan terapi awal di Puskesmas untuk menekan rujukan dan beban rumah sakit.

Selain itu, Menkes mengungkapkan bahwa fasilitas di gedung baru ini akan dilengkapi dengan teknologi mutakhir, termasuk robot bedah canggih Da Vinci yang dijadwalkan hadir pada November 2026.

“Robot bedah paling canggih, Da Vinci, akan segera hadir di sini. Ini akan semakin meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat kita,” ujarnya.

Direktur Utama RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Iwan Dakota, menjelaskan bahwa pembangunan gedung ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas layanan sekaligus menekan angka pasien yang berobat ke luar negeri.

“Gedung ini akan meningkatkan kapasitas tempat tidur dari 400 menjadi 800. Selain itu, fasilitas dan teknologi yang ada akan mampu bersaing dengan rumah sakit di negara tetangga, bahkan Jepang,” ujar Iwan.

Ia juga menambahkan bahwa gedung ini akan menjadi pusat pendidikan dan kolaborasi internasional di bidang kardiovaskular.

“Setiap tahun, Tokushukai Group mengirimkan dokter dan perawat untuk belajar di sini. Ke depan, kami juga akan memperkuat kolaborasi riset dengan Jepang dan negara lain,” jelasnya.

RS Jantung Harapan Kita tetap berkomitmen memberikan layanan kepada peserta JKN, dengan proporsi pasien BPJS mencapai 70–80 persen.

“Kami tetap melayani mayoritas pasien BPJS. Namun, dengan fasilitas berkelas dunia ini, kami juga membuka layanan bagi pasien umum, termasuk untuk mengurangi masyarakat yang berobat ke luar negeri,” tambahnya.

Sementara itu, Chairman Tokushukai Medical Group, Shinichi Higashiue, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan pusat jantung ini sebagai yang terbaik di kawasan.

“Kami berharap Cardiovascular Center ini dapat menjadi yang nomor satu di Asia, bahkan menjadi pusat rujukan terbaik di dunia,” ujarnya.

Ke depan, RS Jantung Harapan Kita juga akan menghadirkan tenaga medis internasional serta teknologi kesehatan mutakhir guna memperkuat posisinya sebagai pusat layanan jantung unggulan di kawasan.

Pembangunan Gedung Harapan Kita – Tokushukai diharapkan menjadi tonggak penting dalam transformasi layanan kesehatan jantung nasional yang lebih berkualitas, merata, dan berdaya saing global.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI.Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567 atau email [email protected]. (DJ/HY)

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik

Aji Muhawarman, ST, MKM

Previous Article
Kemenkes Terbitkan Aturan Untuk Cegah Konsumsi Gula Berlebih
Next Article
Wamenkes Benny Dorong Cek Kesehatan Gratis ke 20.000 Warga Bandar Lampung untuk Putus Rantai TB

MINISTRY OF HEALTH RELEASE


KALENDER KEGIATAN

Ministry of Health Republic of Indonesia
Jl. H.R. Rasuna Said, Block X-5, Kav. 4–9
South Jakarta 12950
Indonesia

FOLLOW US:

© 2026