KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

MINISTRY OF HEALTH REPUBLIC OF INDONESIA

  • Pengumuman Hasil Seleksi uji kompetensi JPT Madya 2015. Klik disini
  • Pengumuman Pendaftaran Calon Anggota Dewas dan Anggota Direksi BPJS. Klik disini

  • Hati-hati!! Penipuan melalui UNDANGAN PALSU mengatasnamakan DITJEN BINFAR dan ALKES. Undangan palsu
  • Capaian Kabinet Kerja dalam Infografis klik di sini
  • Hati-hati!! Penipuan mengatasnamakan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Surat Penipuan

Sikat Gigi Dengan Teknik dan Waktu Yang Tepat Hindarkan Karies

Dipublikasikan Pada : FRI, 08 JAN 2016, Dibaca : 24.473 Kali
Apakah yang menjadi masalah utama kesehatan gigi dan mulut di Indonesia? Karies gigi. Ya, penyakit ini rata-rata tumbuh subur di kebanyakan negara industri. Sekitar 60-90 persennya terjadi pada anak-anak usia sekolah dan sebagian besar orang dewasa.

Karies gigi timbul akibat infeksi yang merusak struktur gigi dan pada akhirnya menyebabkan gigi berlubang. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini bisa menyebabkan nyeri, tanggalnya gigi, bahkan berujung kematian. Padahal karies dapat dicegah menimbulkan dampak yang lebih parah, jika penderitanya rutin mengunjungi dokter gigi.

Sayangnya, rata-rata masyarakat Indonesia belum menjadikan kunjungan ke dokter gigi sebagai sesuatu yang wajib dan rutin. Penyebabnya adalah adanya anggapan biaya memeriksakan gigi ke dokter gigi mahal.

Kehadiran Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) setiap bulan September diharapkan bisa menekan dampak buruk perilaku masyarakat kita yang baru ke dokter gigi, jika sudah merasa sakit. Kegiatan-kegiatan dalam BKGN bertujuan mengedukasi untuk mengingatkan masyarakat mengenai perawatan gigi dan mulut yang baik.

Lalu, bagaimana sebetulnya merawat gigi dan mulut yang baik itu? Hal penting pertama dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah menyikat gigi dengan teknik yang benar dan di waktu yang tepat. Banyak orang yang masih keliru melakukannya dalam dua hal tadi.

Menyikat gigi yang benar dilakukan dengan teknik memutar minimal 15 detik untuk setiap gigi, menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride. Lakukan pula gerakan vertikal untuk mengangkat kotoran dari sela-sela gigi. Gunakan dental floss dan mouthwash agar mulut lebih bersih dan segar. Jangan lupa bersihkan pula lidah dengan scrub khusus.

Orang juga masih mengira menyikat gigi cukup dilakukan sebelum sarapan dan sebelum berangkat tidur. Padahal yang paling tepat adalah menyikat gigi setiap kali selesai makan (sarapan, makan siang, dan makan malam).

Nah, jadi sebetulnya sederhana saja bukan menjaga kesehatan gigi dan mulut? Yang diperlukan hanyalah kedisiplinan dan kemauan untuk mengubah pola kebiasaan. (*)
 

APLIKASI PUBLIK

APLIKASI INTERNAL

KONTAK KAMI

HALO KEMKES : [kode lokal] 500567
FAX : 021-52921669

 

MEDIA SOSIAL :
EMAIL : kontak [at] kemkes [dot] go [dot] id
Copyright : @2015 - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia