KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

MINISTRY OF HEALTH REPUBLIC OF INDONESIA

  • Pengumuman Hasil Seleksi uji kompetensi JPT Madya 2015. Klik disini
  • Pengumuman Pendaftaran Calon Anggota Dewas dan Anggota Direksi BPJS. Klik disini

  • Hati-hati!! Penipuan melalui UNDANGAN PALSU mengatasnamakan DITJEN BINFAR dan ALKES. Undangan palsu
  • Capaian Kabinet Kerja dalam Infografis klik di sini
  • Hati-hati!! Penipuan mengatasnamakan Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Surat Penipuan
Profil Kementerian
  • LIHAT SELENGKAPNYA Struktur Organisasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia1
  • LIHAT SELENGKAPNYA Visi dan Misi
    Visi dan Misi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
  • LIHAT SELENGKAPNYA Unit Kerja dan Pejabat : Sekretariat Jenderal
    • Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran

      Drs. Bayu Teja Muliawan, Apt., M.Pharm, MM

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5201590
      Ext. : 81318

      Pria kelahiran Jakarta ini pernah menjabat sebagai Direktur Bina Pelayanan Kefarmasian pada tahun 2013-2016, Direktur Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan tahun 2012 dan Kepala Bagian APBN I Sekjen tahun 2012. Peraih gelar Apoteker dari University Sains Malaysia dan lulusan S2 Manajemen Keuangan Universitas Mercu Buana ini dilantik sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran pada tanggal 9 september 2016. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun..

    • Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara

      Wiwik Widarti, SKM, MM

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5201590
      Ext. : 81221

      Perempuan kelahiran Jember ini pernah menduduki Jabatan Fungsional (Lektor) tahun 2012 dan Kepala Bagian Kepegawaian dan Umum Setditjen Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak tahun 2011. Peraih gelar magister ini menduduki jabatan sebagai Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Setjen Kemkes pada tahun 2013 hingga sekarang.

    • Kepala Biro Hukum dan Organisasi

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5201590
      Ext. : 84919

    • Kepala Biro Kepegawaian

      drg. Murti Utami, MPH

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-52907416
      Ext. : 1216-1218

      Peraih gelar Master of Public Health dari Southern Cross University of Australia ini sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pusat Komunikasi Publik Setjen tahun 2011 dan Kepala Biro Umum Setjen tahun 2009 serta Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Protokol Biro Umum tahun 2006. Pada tahun 2016, perempuan kelahiran Jakarta ini diangkat sebagai Kepala Biro Kepegawaian Setjen Kemkes. Penghargaan terakhir yang diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun

    • Kepala Biro Kerjasama Luar Negeri

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5201590
      Ext. : 84715

    • Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat

      drg. Oscar Primadi, MPH

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-52907416
      Ext. : 1216-1218

      Pria kelahiran Pontianak ini sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Data dan Informasi Setjen Kemkes pada tahun 2013 dan Kepala Pusat Standardisasi, Sertifikasi dan Pendidikan Berkelanjutan Sumber Daya Manusia Kesehatan Pusat Standardisasi, Sertifikasi dan Pendidikan Berkelanjutan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Badan PPSDM Kesehatan tahun 2011. Peraih gelar Master of Public Health dari Mahidol University Thailand ini diangkat sebagai Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat tahun 2016. Penghargaan terakhir yang diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Kepala Biro Umum

      dr. Desak Made Wismarini, MKM

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5201590
      Ext. : 81118

      Sebelum diangkat sebagai Kepala Biro Umum pada tanggal 9 September 2016, perempuan kelahiran Bali ini pernah menjabat sebagai Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada tahun 2016, Direktur Surveilans, Imunisasi, Karantina, dan Kesehatan Matra tahun 2013, Kepala Sub Direktorat Arbovirosis, Direktorat Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang, Ditjen PPPL tahun 2012 dan Kepala Bagian Program dan Informasi, Setditjen PPPL tahun 2011. Gelar S2 diraihnya dari Universitas Indonesia. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 10 Tahun.

    • Kepala Pusat Data dan Informasi

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5201590
      Ext. : 84813,84817

    • Kepala Pusat Analisis Determinan Kesehatan

      dr. Trisa Wahjuni Putri, M.Kes

      Sebelum menjabat sebagai Kepala Pusat Analisis Determinan Kesehatan, perempuan kelahiran Tanjung Pinang ini pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Intelegensia Kesehatan pada tahun 2013, dan sebelumnya sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Anggaran, Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan tahun 2010. Beliau merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya dan meraih gelar Magister Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia Depok. Penghargaan terakhir yang diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5201590
      Ext. : 81513

    • Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan

      dr. Kalsum Komaryani, MPPM

      Perempuan kelahiran Cirebon lulusan Universitas Indonesia dengan gelar Dokter Umum dan peraih gelar Master of Public Management di University of Southern California sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang Jaminan Kesehatan di Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan. Penghargaan terakhir yang diterima Bhakti Karya Husada Dwi Windu (16 tahun).

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5201590
      Ext. : 81429, 81430

    • Kepala Pusat Krisis Kesehatan

      dr. Achmad Yurianto

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5201590
      Ext. : 81513

      Pria kelahiran Malang ini dilantik sebagai Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan pada tahun 2015, yang kemudian berganti nama unit kerja menjadi Pusat Krisis Kesehatan pada tahun 2016.

    • Kepala Pusat Kesehatan Haji

      dr. Muchtaruddin Mansyur, MS, Sp.Ok, Ph.D

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5201590
      Ext. : 84701

      Peraih gelar Doktor Ilmu Kedokteran dari Leeds Metropolitan University, Inggris ini sebelumnya menjadi fungsional (Lektor) di Ilmu Kedokteran Komunitas Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 2004 dan Dokter Pembina Madya di Kanwil Depkes Provinsi DKI Jakarta tahun 1999, serta Direktur Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga, Ditjen Bina Gizi dan KIA tahun 2013. Tahun 2016 Pria kelahiran Palembang ini menjabat sebagai Kepala Pusat Kesehatan Haji, Setjen Kemenkes. Penghargaan terakhir yang diterima: Satyalancana Karya Satya 30 Tahun.

    • Sekretaris Konsil Kedokteran Indonesia

      drg. Astrid, MH.Kes

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-31923181, 021-31923191
      Ext. : 166

      Perempuan kelahiran Bandung ini pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Ketatalaksanaan dan Akuntabilitas Kinerja Sekretariat Konsil Kedokteran Indonesia tahun 2011 dan Kepala Bagian Ketatalaksanaan dan Akuntabilitas Kinerja Biro Hukum dan Organisasi tahun 2011. Peraih gelar Magister Hukum Kesehatan dari Universitas Hasanuddin ini menduduki jabatan sebagai Sekretaris Konsil Kedokteran Indonesia pada tahun 2011 hingga sekarang. Penghargaan terakhir yang diterima: Satyalancana Karya Satya 30 Tahun

  • LIHAT SELENGKAPNYA Unit Kerja dan Pejabat
    • MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

      Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K)

      Lahir di Jakarta pada11 April 1949, Prof. Dr. dr. Nila Farid Moeloek, Sp.M (K) diangkat menjadi Menteri Kesehatan RI Kabinet Kerja, 2014-sekarang. Sebelumnya beliau merupakan Utusan Khusus Presiden Republik Indonesia untuk Millenium Development Goals (MDGs), pada periode 2010?2014.

      Selain itu, Guru Besar pada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, masih aktif memimpin sejumlah organisasi antara lain sebagai Ketua Umum Dharma Wanita Persatuan (2009-sekarang), Ketua Teknis Medis Bank Mata Indonesia (2007-sekarang), Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (2010-sekarang), Ketua Yayasan AINI (2011 - sekarang), dan Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (2011-sekarang).

      Saat ini beliau juga duduk sebagai anggota Kolegium Oftalmologi Indonesia (2003-sekarang), board member PMNCH (The Partnership for Maternal Child and Neonatal Health)bsebuah lembaga internasional yang melaksanakan insiatif strategis Sekretaris Jenderal PBB untuk Kesehatan Ibu dan Anak, serta advisory board member dari EAT FORUM, sebuah insiatif global berfokus pada isu pangan, kesehatan, dan sustainability.

      Selain menempuh pendidikan Ilmu Spesialis Mata di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, beliau juga mengambil Pendidikan tambahan super spesialisasi di University of Amsterdam, Belanda dan Kobe University, Jepang.

    • SEKRETARIS JENDERAL

      dr. Untung Suseno Sutarjo, M.Kes

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5201590
      Ext. : 2001-2016

      Sebelum menduduki jabatan sebagai Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan tahun 2014, pria kelahiran Jakarta 56 tahun lalu yang meraih gelar Magister Kesehatan Masyarakat di Universitas Gajah Mada ini sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (BPPSDM Kes) tahun 2012 dan Staf Ahli Bidang Pembiayaan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes tahun 2011. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 30 Tahun.

    • INSPEKTUR JENDERAL

      Drs. Purwadi, Apt, MM, ME

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5201590
      Ext. : 2100

      Sebelum menjabat sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan, Pria kelahiran Pontianak peraih gelar Magister Management Kebijakan Publik dari Universitas Indonesia ini pernah menjabat sebagai Sekretaris Ditjen Bina Kefarmasian dan Alkes pada tahun 2011 sampai dengan februari 2015 dan Direktur Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan, Ditjen Binfar dan Alkes tahun 2008 serta Kepala Bagian Program dan Informasi Setditjen Binfar dan Alkes tahun 2006. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 30 Tahun.

    • DIREKTUR JENDERAL PELAYANAN KESEHATAN

      dr. Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5201590
      Ext. : 2300

      Pria kelahiran Semarang ini sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama RSUP Dr. Kariadi Semarang sejak tahun 2010, kemudian dilantik sebagai Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan pada bulan Januari 2016. Beliau meraih gelar Spesialis Obstetri Ginekologi dari Fakultas Universitas Diponegoro Semarang dan merupakan lulusan Magister Administrasi Rumah Sakit dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

    • DIREKTUR JENDERAL KESEHATAN MASYARAKAT

      dr. Anung Sugihantono, M.Kes

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5201590
      Ext. : 2201

      Pria kelahiran Temanggung 54 tahun lalu ini pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak di Kementerian Kesehatan dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2011 serta Kepala Badan Penanaman Modal Daerah Provinsi Jawa Tengah tahun 2009. Pada Januari tahun 2016, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro dan S2 di Universitas Gajah Mada ini ditunjuk oleh Menteri Kesehatan sebagai Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat di Kementerian Kesehatan. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 30 Tahun.

    • DIREKTUR JENDERAL KEFARMASIAN DAN ALAT KESEHATAN

      Dra. Maura Linda Sitanggang, Ph.D

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5201590
      Ext. : 2010-2029

      Lulusan S3 School of Pharmacology University of Bath, United Kingdom Inggris mengawali karirnya sejak tahun 1985 di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), hingga pada tahun 2010 menjabat sebagai Direktur Penilaian Obat Tradisional, Suplemen Makanan dan Kosmetik BPOM. Pada tahun 2012 menjabat sebagai Dirjen Bina Kefarmasian dan Alkes Kementerian Kesehatan.Tahun 2016, perempuan kelahiran Medan 56 tahun lalu ini akhirnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 30 Tahun.

    • DIREKTUR JENDERAL PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT

      dr. H.M. Subuh, MPPM

      Sebelum menjabat sebagai Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit tahun 2016, pria kelahiran Pontianak ini pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan tahun 2014 dan Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung tahun 2010 serta pada tahun 2013 menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, Ditjen PPPL. Gelar S2 Public Policy diraih dari School of Policy, Planning and Development, University of Southern California (USC), Amerika Serikat. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • KEPALA BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN

      dr. Siswanto, MPH, DTM

      Pria kelahiran Tulungagung ini merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan meraih gelar Magister Kesehatan Masyarakat dari University of New South Wales Australia, serta mendapatkan gelar Magister Administrasi dan Kebijakan Kesehatan dari University of Nagasaki. Sebelum menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan pada tahun 2016, beliau pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Teknologi Kesehatan Terapan dan Epidemiologi Klinik pada tahun 2011 dan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi dan Makanan pada tahun 2010. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • KEPALA BADAN PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN

      drg. Usman Sumantri, M.Sc

      Sebelum diangkat sebagai Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan tahun 2014 sampai sekarang, pria kelahiran Jakarta 55 tahun lalu ini menjabat sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan, Badan PPSDM Kesehatan. Peraih gelar S2 dari Universitas Indonesia ini pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan, Setjen tahun 2010 dan Kepala Bidang Kepesertaan Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan, Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan, Setjen tahun 2006. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • STAF AHLI BIDANG TEKNOLOGI KESEHATAN DAN GLOBALISASI

      dr. Slamet, MHP

      Pria kelahiran Ambal-Kebumen ini merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada dan meraih gelar Master of Public Management di UNSW Australia. Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Biro Perencanaan dan Anggaran dari tahun 2014-2016, Direktur RSUD Kab. Bengkulu Utara, Kepala KKP Surabaya, Kepala KKP Makasar, dan Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung. Beliau dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi pada tanggal 9 September 2016.

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5223807
      Ext. : 2025
    • STAF AHLI BIDANG PEMBIAYAAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

    • STAF AHLI BIDANG PENINGKATAN KAPASITAS KELEMBAGAAN DAN DESENTRALISASI

    • STAF AHLI BIDANG HUKUM KESEHATAN

      Barlian SH, M.Kes

      Pria kelahiran Pangkalniur ini, sebelum diangkat menjadi Staf Ahli Bidang Hukum pada tahun 2017, pernah menjabat sebagai Kepala Biro Hukum dan Organisasi Setjen Kemkes Tahun 2015. Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Program dan Informasi di Sekretariat Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan pada tahun 2013. Peraih gelar S2 Kesehatan Lingkungan ini juga pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Hukum, Organisasi dan Hubungan Masyarakat pada tahun 2011 di Sekretariat Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.

    • STAF AHLI BIDANG DESENTRALISASI KESEHATAN

      dr. Pattiselanno Roberth Johan, MARS

      Pria kelahiran Haruku, Ambon ini pernah menjabat sebagai Kepala Biro Kepegawaian Setjen Kemkes tahun 2011, Sekretaris Konsil Kedokteran Indonesia Setjen tahun 2010 serta Kepala Bidang Pengembangan Kurikulum Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Badan PPSDM Kesehatan tahun 2006. Sebelum dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Desentralisasi Kesehatan pada tanggal 9 September 2016, peraih gelar Magister Administrasi Rumah Sakit dari Universitas Indonesia ini menjabat sebagai Kepala Pusat Data dan Informasi.

      Informasi Kontak
      Nomor Telpon : 021-5201590
      Ext. : 2012,2024

    • STAF AHLI BIDANG EKONOMI KESEHATAN

      dr. Donald Pardede, MPPM

      Sebelum menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan, beliau merupakan Kepala Pusat Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan (P2JK) pada tahun 2014-2016, dan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan, Badan PPPSDM Kesehatan tahun 2012. Pria kelahiran Medan ini merupakan lulusan Southern California University, Amerika Serikat.

  • LIHAT SELENGKAPNYA Unit Kerja dan Pejabat : Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan
    • Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan

      dr. Agus Hadian Rahim, Sp.OT(K), M.Epid, MH.Kes

      Sebelum menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, pria kelahiran Yogyakarta ini pernah menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Upaya Kesehatan pada tahun 2015, dan Direktur Utama RS Ortopedi Prof. Dr. Soeharso Surakarta pada tahun 2013-2015. Beliau mendapatkan gelar Spesialis Ortopedi dari Universitas Padjajaran, Magister Epidemiologi dari Universitas Indonesia, serta meraih gelar Doktor Ilmu Kedokteran dari Universitas Indonesia. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Direktur Pelayanan Kesehatan Primer

      dr. Gita Maya Koemara Sakti Soepono, MHA

      Pada tahun 2012 menjabat sebagai Direktur Bina Kesehatan Ibu. Sebelumnya, peraih gelar Master of Health Administrationdari Curtin University of Technology Perth Western Australiaini menduduki jabatan sebagai Kepala Bagian Perencanaan Strategis Kebijakan dan Program, Biro Perencanaan dan Anggaran, Setjen tahun 2010 dan Kepala Seksi Bimbingan dan Evaluasi Perlindungan Kesehatan Reproduksi, Subdit Bina perlindungan Kesehatan Reproduksi, Direktorat Bina Kesehatan Ibu tahun 2009. Tahun 2016 perempuan kelahiran Jakarta ini diangkat menjadi Direktur Pelayanan Kesehatan Primer. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan

      dr. Tri Hesty Widyastoeti Marwotosoeko, Sp.M

      Tahun 2016 Perempuan kelahiran Semarang ini menjabat sebagai Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, Ditjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes. Sebelumnya menjabat Direktur Bina Upaya Kesehatan Rujukan Ditjen BUK Kemkes sejak Juli tahun 2015 dan beliau juga pernah menjabat sebagai Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Persahabatan Jakarta tahun 2010.

    • Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional

      dra. Meinarwati, Apt., M.Kes

      Sebelum diangkat sebagai Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional, Ditjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes tahun 2016, perempuan kelahiran Solo ini menjabat sebagai Kepala Pusat Standardisasi, Sertifikasi, dan Pendidikan Berkelanjutan SDM Kesehatan pada tahun 2014 dan Kepala Balai Besar Pelatihan Kesehatan Jakarta Tahun 2011, serta Kepala Pusat Pemberdayaan Profesi dan Tenaga Kesehatan Luar Negeri Tahun 2010, dan Sekretaris Ditjen Binfar dan Alkes Tahun 2005. Pendidikan terakhir Beliau adalah S2 Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan

      dr. Sigit Priohutomo, MPH

      Pria kelahiran Palembang ini dilantik sebagai Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan pada tanggal 18 Januari 2016. Sebelumnya, beliau merupakan Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung pada tahun 2014, dan pernah menjabat sebagai Kepala BBKPM Surakarta pada tahun 2011. Beliau merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Depok dan meraih gelar Master of Public Health dari Mahidol University Thailand. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Direktur Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan

      dr. Eka Viora, Sp.KJ

      Sebelum menjabat sebagai Direktur Mutu dan Akreditasi Pelayanan Kesehatan, perempuan kelahiran Painan ini menjabat sebagai Direktur Bina Kesehatan Jiwa. Beliau merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya Palembang dan meraih gelar Spesialis I Psikiatri pada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Depok. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

  • LIHAT SELENGKAPNYA Unit Kerja dan Pejabat : Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
    • Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

      dr. Asjikin Iman Hidayat Dachlan, MHA

      Pria kelahiran Bandung ini dilantik sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada tanggal 9 September 2016. Sebelumnya, peraih gelar Magister Administrasi Rumah Sakit ini menduduki jabatan sebagai Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan pada tahun 2016, Kepala Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDMK tahun 2014, Badan PPSDM Kesehatan dan Direktur RS Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta, dengan didahului sebagai Direktur Keuangan RS Hasan Sadikin Bandung. Penghargaan yang terakhir diterima: Bakti Karya Husada Tri Windu.

    • Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan

      dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH, Dsc

      Sebelum diangkat sebagai Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan tahun 2016, perempuan kelahiran Bandung peraih gelar Doktor Bidang Penelitian Pelayanan Kesehatan dari Erasmus University, Netherland ini sebelumnya menjabat sebagai Direktur Bina Kesehatan Anak, Ditjen Bina Gizi dan KIA sampai dengan tahun 2015 dan Kepala Pusat Data dan Informasi, Setjen sampai dengan tahun 2013. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung

      dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes

      Sebelum menjabat sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, perempuan kelahiran Ujung Pandang ini pernah menjabat sebagai Direktur Surveilans, Imunisasi, Karantina, dan Kesehatan Matra pada tahun 2014. Beliau merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar dan meraih gelar Magister Administrasi dan Kebijakan Kesehatan dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

    • Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik

      drg. R. Vensya Sitohang M.Epid

      Sebelum menjabat sebagai Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik tahun 2016, perempuan kelahiran Pangkal Pinang ini menjabat sebagai Direktur Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang dan Kepala Bidang Statistik Kesehatan, Pusat Data dan Informasi. Beliau merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara dan meraih gelar Magister Epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular

      dr. Lily Sriwahyuni Sulistyowati, MM

      Sebelum menduduki jabatan sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, perempuan kelahiran Malang yang meraih gelar Magister Management di Sekolah Tinggi Manajemen PPM Jakarta ini pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Promosi Kesehatan Setjen Kemkes pada tahun 2010, Kepala Pusat Komunikasi Publik Setjen tahun 2005 dan Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Keprotokolan Setjen Tahun 2002. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza

      Dr. dr. Fidiansjah, Sp.KJ., MPH

      Sebelum menjabat sebagai Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza tahun 2016, pria kelahiran Jakarta lulusan Universitas Indonesia dengan gelar Doktor Ilmu Kedokteran ini pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Kesehatan Haji, Setjen Kemenkes tahun 2013 dan Direktur Utama RSJ Prof. Dr. Soeroyo Magelang tahun 2010 serta Direktur Utama RSKO Jakarta tahun 2009.

  • LIHAT SELENGKAPNYA Unit Kerja dan Pejabat : Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat
    • Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat

      dr. Kuwat Sri Hudoyo, MS

      Pria kelahiran Sleman ini pernah menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Gizi dan KIA, Ditjen Bina Gizi dan KIA tahun 2012 serta Direktur Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga tahun 2011 dan Direktur Bina Kesehatan Kerja tahun 2010. Tahun 2016 beliau menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Ditjen Kesehatan Masyarakat. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Direktur Kesehatan Keluarga

      dr. Eni Gustina, MPH

      Perempuan kelahiran Baturaja ini dilantik sebagai Direktur Kesehatan Keluarga pada tanggal 18 Januari 2016. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Promosi Kesehatan pada tahun 2015, dan Kepala Subdit Bina Kelangsungan Hidup Bayi, Direktorat Bina Kesehatan Anak pada tahun 2014. Beliau merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Public Health dari Mahidol University Thailand. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 10 Tahun.

    • Direktur Kesehatan Lingkungan

      dr.Imran Agus Nurali Sp.KO

      Sebelum menjabat sebagai Direktur Kesehatan Lingkungan, Ditjen Kesehatan Masyarakat tahun 2016, Pria kelahiran Jakarta ini meraih gelar Spesialis I Kedokteran Olah Raga dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini pernah menjabat sebagai Direktur Penyehatan Lingkungan dan Kasubdit Bina Kapasitas Kerja, Direktorat Bina Kesehatan Kerja dan Olahraga. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga

      drg. Kartini Rustandi, M.Kes

      Perempuan kelahiran Bandung ini sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Bina Upaya Kesehatan Dasar, Ditjen BUK Kemkes pada tahun 2014 dan Kepala Sub Direktorat Bina Pelayanan Kesehatan di Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan, Direktorat Bina Upaya Kesehatan Dasar tahun 2011 serta Kepala Sub Direktorat Bina Upaya Kesehatan Daerah Tertinggal, Perbatasan dan Kepulauan, Direktorat Bina Kesehatan Komunitas tahun 2007. Peraih gelar Magister Kesehatan dari Universitas Indonesia ini diangkat sebagai Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga tahun 2016. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Direktur Gizi Masyarakat

      Ir. Doddy Izwardy, MA

      Sebelum diangkat sebagai Direktur Gizi Masyarakat, Ditjen Kesehatan Masyarakat tahun 2016, beliau pernah menjabat sebagai Direktur Bina Gizi, Ditjen Bina Gizi dan KIA tahun 2013, Kepala Bidang Kerjasama Kesehatan Regional, Pusat Kerjasama Luar Negeri, Setjen tahun 2010 dan Kepala Bagian Kerjasama Luar Negeri Pusat Kerjasama Luar Negeri, Setjen tahun 2009. Gelar S2 diraihnya dari Bourmounty University. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

      dr. HR Dedi Kuswenda, MKes

      Datang dari Cianjur sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur sejak tahun 1999 melangkah menuju Kementerian Kesehatan pada tahun 2006 sebagai Kasubdit Maternal dengan Pencegahan Komplikasi, Direktorat Bina Kesehatan Ibu, pria kelahiran Jakarta 17 September 1957 ini terus menapaki karier yang semakin meningkat. Sampai pada tahun 2012 menjabat sebagai Direktur Bina Upaya Kesehatan Dasar, Ditjen Bina Upaya Kesehatan dan sejak 6 Februari 2014 dilantik sebagai Direktur Bina Pelayanan Kesehatan Tradisional, Alternatif dan Komplementer, Ditjen Bina Gizi dan KIA. Tahun 2016 beliau diangkat sebagai Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

  • LIHAT SELENGKAPNYA Unit Kerja dan Pejabat : Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan
    • Sekretaris Ditjen Kefarmasian dan Alkes

      Dra. Agusdini Banun Saptaningsih, Apt, MARS

      Perempuan kelahiran Jakarta ini mendapatkan gelar Sarjana Farmasi dan Apoteker dari Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, serta meraih gelar Magister Administrasi Rumah Sakit dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Sebelum menjabat sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, beliau menjabat sebagai Apoteker Madya di Rumah Sakit Kanker Dharmais Jakarta. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 10 Tahun.

    • Direktur Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan

      Dra. Engko Sosialine Magdalene, Apt, M.Bio

      Sebelum diangkat sebagai Direktur Tata Kelola Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan, Ditjen Kefarmasian dan alkes tahun 2016, perempuan kelahiran Ambon ini pernah menjabat sebagai Direktur Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan tahun 2013, Direktur Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasian tahun 2012 dan Direktur Bina Pelayanan Kefarmasian tahun 2011. Gelar Magister Farmasi Klinik diraihnya dari Universitas Indonesia. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Direktur Pelayanan Kefarmasian

      Dra. R. Dettie Yuliati, Apt., M.Si

      Sebelum dilantik menjadi Direktur Pelayanan Kefarmasian, perempuan kelahiran Subang ini pernah menjabat sebagai Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian pada tahun 2013-2016, Direktur Bina Pelayanan Kefarmasian tahun 2012 dan Kepala Sub Direktorat Produksi dan Distribusi Obat dan Obat Tradisional tahun 2011. Gelar Apoteker diraihnya dari Universitas Padjajaran dan S2 Pemerintahan diraih dari Universitas Satyagama. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Direktur Produksi dan Distribusi Kefarmasian

    • Direktur Penilaian Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga

      drg. Arianti Anaya, MKM

      Pada tahun 2016, perempuan kelahiran Jakarta ini diangkat menjadi Direktur Penilaian Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga. Sebelumnya, peraih gelar Magister Kesehatan Masyarakat dari Universitas Indonesia ini menduduki jabatan sebagai Direktur Bina Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan tahun 2012, Kepala Sub Direktorat Penilaian Alat Kesehatan, Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan tahun 2011 dan Kepala Sub Direktorat Alat Kesehatan Non Elektromedik, Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan tahun 2008. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Direktur Pengawasan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga

      Ir. Sodikin Sadek, M.Kes

      Sebelum menjabat sebagai Direktur Pengawasan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan, pria kelahiran Kuta Raja ini merupakan Direktur Bina Pelayanan Penunjang Medik dan Sarana Kesehatan. Beliau merupakan lulusan S1 Teknik Elektro Universitas Indonesia Depok dan meraih gelar Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Penghargaan terakhir yang diterima: Bakti Karya Husada Dwi Windu.

  • LIHAT SELENGKAPNYA Unit Kerja dan Pejabat : Inspektorat Jenderal
    • Sekretaris Inspektorat Jenderal

    • Inspektur I

    • Inspektur II

      Drs. Wiyono Budihardjo, MM

      Sebelum diangkat sebagai Inspektur II tahun 2016, pria kelahiran Ngawi ini pernah menjabat sebagai Inspektur I tahun 2011, Inspektur IV tahun 2010 dan Kepala Bagian Umum, Set Itjen. Gelar S2 Manajemen Sumber Daya Manusia diraihnya dari Institut Pengembangan Wiraswasta Jakarta. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 30 Tahun.

    • Inspektur III

      Heri Radison, SKM, MKM

      Pria kelahiran Cirebon ini dilantik sebagai Inspektur III pada bulan Juni tahun 2016. Sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Program dan Informasi di Sekretariat Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Penghargaan terakhir yang diterima yaitu Bhakti Karya Husada Tri Windu (24 tahun).

    • Inspektur IV

      Drs. Wayan Rai Suarthana, MM

      Tahun 2016 pria peraih gelar Manajemen Keuangan dari Institut Pengembangan Wiraswasta Jakarta ini diangkat menjadi Inspektur IV, Inspektorat Jenderal Kemenkes. Sebelumnya pada tahun 2011, pria kelahiran Klungkung, Bali ini diangkat menjadi Inspektur Investigasi. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 30 Tahun.

    • Inspektur Investigasi

      drg. Rarit Gempari, MARS

      Sebelum dilantik menjadi Inspektur Investigasi, perempuan kelahiran Jakarta ini menjabat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Informasi Publik, Pusat Komunikasi Publik. Beliau merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Gigi dan meraih gelar Magister Administrasi Rumah Sakit dari Universitas Indonesia Depok. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

  • LIHAT SELENGKAPNYA Unit Kerja dan Pejabat : Badan Penelitan dan Pengembangan Kesehatan
    • Sekretaris Badan Litbang Kesehatan

      Ria Soekarno, SKM, MCN

      Sebelum diangkat sebagai Sekretaris Badan Litbang Kesehatan tahun 2011, perempuan kelahiran Surabaya ini pernah menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Protokol, Biro Umum Setjen tahun 2010 dan Kepala Bagian Perencanaan dan Anggaran Puslitbang Biomedis dan Farmasi Balitbangkes tahun 2009. Gelar S2 diraihnya dari University of Brisbane Australia. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 30 Tahun.

    • Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

      Dra. Pretty Multihartina, Ph.D

      Peraih gelar Doktor Biologi ini sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan dan Protokol, Biro Umum Setjen tahun 2011 dan Kepala Bidang Teknologi Dasar Kesehatan Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Balitbangkes tahun 2011 serta Kepala Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Balitbangkes Kemkes tahun 2013, Tahun 2016, perempuan kelahiran Magetan ini menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

    • Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan

      Dr. Drs. Nana Mulyana, M.Kes

      Pria kelahiran Subang, lulusan S2 dan S3 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini dilantik sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya dan Pelayanan Kesehatan pada tanggal 18 Januari 2016. Sebelumnya beliau menjabat sebagai Kepala Bidang Advokasi dan Kemitraan, Pusat Promosi Kesehatan. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 30 Tahun.

    • Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat

      drg. Agus Suprapto, M.Kes

      Tahun 2016, pria kelahiran Ngawi ini menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat. Sebelumnya pada tahun 2011 pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Humaniora, Kebijakan Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Balitbangkes. Sebelumnya, peraih gelar Magister Kesehatan dari Universitas Airlangga ini menduduki jabatan sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Sistem dan Kebijakan Kesehatan tahun 2009 dan Kepala Bidang Program dan kerjasama di Puslitbang Sistem dan Kebijakan Kesehatan tahun 2009. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Humaniora dan Manajemen Kesehatan

      Dr. Dede Anwar Musadad, SKM, M.Kes

      Tahun 2016, pria kelahiran Tasikmalaya ini diangkat menjadi Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Humaniora dan Manajemen Kesehatan. Sebelumnya pada tahun 2010 pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Teknologi Intervensi Kesehatan Masyarakat Balitbangkes. Sebelumnya, peraih gelar Doktor bidang ilmu epidemiologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini sebagai peneliti sejak tahun 1990. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 30 Tahun.

  • LIHAT SELENGKAPNYA Unit Kerja dan Pejabat : Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan
    • Sekretaris Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan

      dr. Kirana Pritasari, MQIH

      Sebelum diangkat sebagai Sekretaris Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, perempuan kelahiran Yogyakarta ini pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan tahun 2014,Kepala Pusat Standardisasi, Sertifikasi dan Pendidikan Berkelanjutan SDM Kesehatan tahun 2013, Direktur Bina Kesehatan Anak, Ditjen Bina Gizi dan KIA tahun 2010 dan Kepala Sub Direktorat Bina Kesehatan Bayi, Direktorat Bina Kesehatan Anak tahun 2007. Gelar S2 diraihnya dari University Of Newcastle, Australia. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.
    • Kepala Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDM Kesehatan

    • Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan

      dr. Achmad Soebagjo Tancarino, MARS

      Pada tahun 2016, pria kelahiran Bandung ini diangkat menjadi Kepala Pusat Pendidikan SDM Kesehatan, Sebelumnya, peraih gelar Magister Administrasi Rumah Sakit ini menduduki jabatan sebagai Kepala Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan SDMK tahun 2014, Badan PPSDM Kesehatan dan Direktur RS Anak dan Bunda Harapan Kita Jakarta, dengan didahului sebagai Direktur Keuangan RS Hasan Sadikin Bandung. Penghargaan yang terakhir diterima: Bakti Karya Husada Tri Windu.

    • Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan

      dr. Embry Netty, M.Kes

      Perempuan kelahiran Padang ini pernah menjabat sebagai Kepala Biro Umum pada tahun 2014-2016, Direktur Umum dan Operasional, Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita, Jakarta tahun 2010, serta Kepala Subdit Bina Pelayanan Medik Dasar di Institusi, Direktorat Bina Pelayanan Medik Dasar tahun 2006. Peraih gelar S2 Kesehatan Masyarakat dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta ini dilantik sebagai Kepala Pusat Pelatihan SDM Kesehatan pada tanggal 9 September 2016. Penghargaan terakhir yang diterima: Satyalancana Karya Satya 20 Tahun.

    • Kepala Pusat Peningkatan Mutu SDM Kesehatan

      Suhartati, S.Kp, M.Kes

      Tahun 2016, perempuan kelahiran Cepu ini diangkat menjadi Kepala Pusat Peningkatan Mutu SDM Kesehatan. Sebelumnya peraih gelar Magister Kesehatan dari Universitas Indonesia ini pernah menduduki jabatan sebagai Direktur Bina Pelayanan Keperawatan dan Keteknisan Medis sejak tahun 2011 dan Direktur Bina Pelayanan Keperawatan tahun 2009. Penghargaan yang terakhir diterima: Satyalancana Karya Satya 30 Tahun.


  • LIHAT SELENGKAPNYA Struktur Organisasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
  • LIHAT SELENGKAPNYA Halo Kemkes

    Halo kemkes adalah pusat layanan informasi dan pengaduan masyarakat seputar kesehatan melalui telepon, SMS, email, faksmili dan surat.


    • FUNGSI
      • Sebagai sarana pelayanan informasi publik di bidang kesehatan
      • Menerima informasi/pengaduan dan masukan/saran dari masyarakat
      • Merespon informasi dan pengaduan masyarakat
    • VISI

      Menjadi Pusat Layanan Unggulan

    • MISI
      • Melayani Secara komunikatif, informatif dan edukatif
      • Memberikan pelayanan informasi yang cepat, tepat dan akurat
    • MOTO

      Melayani dengan sepenuh hati

    • WAKTU PELAYANAN

      Setiap Hari 24 Jam

    • HUBUNGI KAMI
        • Telepon
        • :
        • (Kode Lokal) 500567
        • SMS
        • :
        • 081281562620
        • Faksimili
        • :
        • (021) 52921669
        • Email
        • :
        • kontak@depkes.go.id
        • Alamat Surat
        • :
        • Halo Kemkes Kementerian Kesehatan Pusat Komunikasi Publik,

          Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI

          Jl. Rasuna Said X-5 Kav. 4-9 Kuningan,
          Jakarta Selatan,
          Kode Pos 12750

  • LIHAT SELENGKAPNYA Unit Pelayanan Terpadu
    Layanan Terpadu
  • LIHAT SELENGKAPNYA Tugas Dan Fungsi

    Kementerian Kesehatan RI mempunyai tugas membantu Presiden dalam menyelenggarakan sebagian urusan pemerintahan di bidang kesehatan.

    Dalam melaksanakan tugas, Kementerian Kesehatan RI menyelenggarakan fungsi :

    • Perumusan kebijakan nasional, kebijakan pelaksanaan dan kebijakan teknis di bidang kesehatan
    • Pelaksanaan urusan pemerintahan sesuai dengan bidang tugasnya
    • Pengelolaan barang milik/kekayaan negara yang menjadi tanggung jawabnya
    • Pengawasan atas pelaksanaan tugasnya
    • Penyampaian laporan hasil evaluasi, saran dan pertimbangan di bidang tugas dan fungsinya kepada Presiden

    Dalam menyelenggarakan fungsi, Kementerian Kesehatan RI mempunyai kewenangan :

    • Penetapan kebijakan nasional di bidang kesehatan untuk mendukung pembangunan secara makro
    • Penetapan pedoman untuk menetukan standar pelayanan minimal yang wajib dilaksanakan oleh kabupaten/Kota di bidang Kesehatan
    • Penyusunan rencana nasional secara makro di bidang kesehatan
    • Penetapan persyaratan akreditasi lembaga pendidikan dan sertifikasi tenaga profesional/ahli serta persyaratan jabatan di bidang kesehatan
    • Pembinaan dan pengawasan atas penyelenggaraan otonomi daerah yang meliputi pemberian pedoman, bimbingan, pelatihan, arahan dan supervisi di bidang kesehatan
    • Pengaturan penerapan perjanjian atau persetujuan internasional yang disahkan atas nama Negara di bidang kesehatan;
    • Penetapan standar pemberian izin oleh daerah di bidang kesehatan
    • Penanggulangan wabah dan bencana yang berskala nasional di bidang kesehatan
    • Penetapan kebijakan sistem informasi nasional di bidang kesehatan
    • Penetapan persyaratan kualifikasi usaha jasa di bidang kesehatan
    • Penyelesaian perselisihan antar Propinsi di bidang kesehatan
    • Penetapan kebijakan pengendalian angka kelahiran dan penurunan angka kematian ibu, bayi, dan anak
    • Penetapan kebijakan sistem jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat
    • Penetapan pedoman standar pendidikan dan pendayagunaan tenaga kesehatan
    • Penetapan pedoman pembiayaan pelayanan kesehatan
    • Penetapan pedoman penapisan, pengembangan dan penerapan teknologi kesehatan dan standar etika penelitian kesehatan
    • Penetapan standar nilai gizi dan pedoman sertifikasi teknologi kesehatan dan gizi
    • Penetapan standar akreditasi sarana dan prasarana kesehatan
    • Surveilans epidemiologi serta pengaturan pemberantasan dan penanggulangan wabah, penyakit menular dan kejadian luar biasa
    • Penyediaan obat esensial tertentu dan obat untuk pelayanan kesehatan dasar sangat essential (buffer stock nasional)
    • Kewenangan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu :
      • Penempatan dan pemindahan tenaga kesehatan tertentu
      • pemberian izin dan pembinaan produksi dan distribusi alat kesehatan
  • HALAMAN :
  • 1
  • 2