RSCM BERHASIL LAKUKAN CANGKOK HATI

DIPUBLIKASIKAN PADA : KAMIS, 23 DESEMBER 2010 04:10:23, DIBACA : 55.127 KALI

Tim dokter FKUI-RSCM berhasil melakukan cangkok (transplantasi) hati orang dewasa dan anak-anak. Cangkok hati orang dewasa merupakan cangkok hati pertama di Indonesia dilaksanakan atas kerja sama dengan Tim Transplantasi Hati dari Hepatobiliary and Pancreatic Disease, First Affiliated Hospital, Zhejiang University School of Medicine, Hangzhou, China pimpinan Prof. Shu-Sen Zheng. Sedangkan cangkok hati pada anak berusia 6 tahun dilaksanakan 5 Desember 2010, merupakan cangkok hati pada anak yang kedua setelah cangkok hati pertama dilakukan oleh RS Dr. Kariadi Semarang.

Hal itu disampaikan Direktur Utama RS Cipto Mangunkusumo, Prof. dr. Akmal Taher kepada wartawan di RSCM Jakarta tanggal 18 Desember 2010 saat konferensi pers tentang keberhasilan Tim Dokter FKUI/RSCM lakukan transplantasi hati.

Menurut Prof. Akmal, transplantasi hati orang dewasa dilakukan terhadap pasien berumur 44 tahun dengan pendonor anaknya yang berumur 18 tahun. Pasien menjalani transplantasi hati pada 13 Desember 2010 lalu berdasarkan indikasi sirosis hati akibat penyakit hepatitis B kronik. Dalam evaluasi pengobatan yang dilakukan tim dokter, ditemukan bahwa pasien telah mengalami pengerasan hati tahap lanjut. Operasi dilakukan dengan mengangkat seluruh hati pasien dan diganti dengan hati sisi kanan donor.

Kedua pasien yang menjalani operasi berada dalam kondisi stabil dan dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) untuk menjalani evaluasi post-operasi. Dengan berhasilnya operasi cangkok hati ini, selain memberikan manfaat dalam meningkatkan mutu pelayanan juga untuk penelitian dan pendidikan, ujar Dirut RSCM.

Keberhasilan operasi ini merupakan kerjasama model baru antara RS pemerintah (RSCM) dengan fakultas kedokteran (FKUI) dan RS swasta (Hepatobiliary and Pancreatic Disease, First Affiliated Hospital, Zhejiang University School of Medicine, Hangzhou, China). Dengan demikian terjadi saling berbagi sumber daya (resources) dan keahlian (expertise) sehingga dapat dilakukan alih teknologi secara cepat, tambah Prof. Akmal.

Prof. Shu-Sen Zheng menambahkan, transplantasi hati merupakan teknologi paling modern dan maju dalam abad 21 serta merupakan tingkat ilmu paling tinggi di bidang kedokteran bedah. Karena itu sangat tepat, tindakan Indonesia melakukan transplantasi hati dengan melibatkan RS, fakultas kedokteran dan Hepatobiliary and Pancreatic Disease, First Affiliated Hospital, Zhejiang University School of Medicine, Hangzhou, China.

Saat ini, FKUI-RSCM telah memiliki tim transplantasi hati yang beranggotakan dokter dari berbagai spesialis di antaranya dokter bedah vaskuler, dokter bedah anak dan perawat. Tim ini membahas segala hal yang berhubungan dengan transplantasi hati.

Berita ini disiarkan oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi melalui nomor telepon: 021-52907416-9, faks: 52921669, Call Center : 021-500567, 30413700, atau alamat e-mail puskom.publik@yahoo.co.id, info@depkes.go.id, kontak[at]depkes[dot]go[dot]id.

Kepala Pusat Komunikasi Publik